20 Hal tentang Kampung Inggris Pare Kediri
1. Lokasi Kampung Inggris
Kampung Inggris adalah sebuah perkampungan yang terletak di Desa Tulungrejo dan Desa Pelem, Kecamatan Pare, Kabupaten Kediri, Jawa Timur.
2. Kenapa Disebut Kampung Inggris
Disebut Kampung Inggris bukan karena penduduknya
orang Inggris dan pandai berbicara Bahasa Inggris tetapi melainkan banyak
kursusan Bahasa Inggris. Sekitar 250 lebih lembaga kursusan Bahasa Inggris yang
berdiri di Kampung Inggris Pare.
3.
Sejarah Kampung Inggris
Awal mulanya di Desa Tulungrejo hanya
terdapat satu lembaga kursus Bahasa Inggris, yakni Basic English Course (BEC).
BEC berdiri tanggal 15 Juni 1977. Didirikan oleh Kalen Osein, lembaga
inilah yang menjadi pionir berdirinya Kampung Inggris di Pare, Kediri.
4. Penduduk Asli Yang Ramah
Penduduk asli Kampung Inggris adalah
Suku Jawa dan kebanyakan asli warga Kediri , yang terkenal dengan keramah-tamahannya serta
menjunjung tinggi adat kesopanan . Kota Kediri
selain terkenal karena Kota Tahu juga terkenal dengan banyaknya
pesantren salah satunya adalah Ponpes Modern Lirboyo. Itulah yang menyebabkan
kebanyakan warganya berbudaya agamis. Lingkungan di Kampung Inggris lumayan
cukup nyaman dan kondusif. Banyak sekali tempat kursusan dan peribadatan.
5. Jumlah Kursusan di Kampung
Inggris
Jumlah kursususan di Kampung
Inggris sekarang lebih dari 250 lembaga kursusan yang berdiri. Mulai dari kursusan
BEC yang pertama kali berdiri sampai muncul banyak kursusan baru.
6. Bukan Hanya Kursusan Bahasa
Inggris Saja
Meskipun namanya Kampung Inggris bukan
berarti hanya terdapat kursusan bahasa inggris saja
tetapi juga terdapat bahasa lain
seperti bahasa Jepang, Arab, Mandarin, Korea dan Jerman.
7. Metode Pengajaran Ala Pare
Metode pengajaran bahasa di Kampung
Inggris sangat berbeda dibandingkan kursusan sekelas EF dan LIA. Hal ini hanya
akan kamu temui di Kampung Inggris Pare.
Metode pengajaran yang cenderung menyenangkan dan kekeluargaan. Yang membedakan dari lembaga di luar Kampung
Inggris Pare adalah Pronounciation
yaitu program yang mempelajari tentang teknik pengucapan kata dengan benar. Ditambah
lagi dengan sistem english camp area
24 jam yang mendukung siswa untuk
terbiasa berbahasa inggris.
8. Tidak Libur pada Hari Besar
Kebanyakan kursusan di Kampung
Inggris pada hari besar tidak libur. Dikarenakan sistem belajar di Kampung
Inggris dimulai dengan sistem periode 10 dan 25 yaitu program belajar dimulai
setiap tanggal 10 dan 25 pada hari aktif senin-jumat. Setiap satu periode, program belajarnya selama 10 hari. Jadi,
dalam sebulan untuk pembelajaran aktifnya selama 20 hari.
9. Durasi Kursus di Kampung
Inggris
Durasi kursus di Kampung
Inggris minimal 1 minggu, ada yang 2
minggu, 1 bulan, 2 bulan, 3 bulan dan 4 bulan. Bahkan ada yang 6 bulan, 10 bulan dan 1 tahun tetapi hanya kursusan
tertentu saja yang ada program micro
teachingnya yaitu program yang disiapkan untuk menjadi seorang pengajar atau tutor.
10. Waktu Belajar di Kampung
Inggris
Waktu belajar di Kampung Inggris itu dari pagi sampai malam setiap hari senin-jumat. Tergantung setiap kursusan dengan durasi belajar setiap 1 program per hari selama 90 menit. Dalam sehari mereka bisa mengambil program 2 sampai 6 kali program per hari dengan jangka waktu 2 minggu atau 1 bulan.
11.
Biaya Kost di Kampung Inggris
Banyaknya kursusan dan pendatang
untuk belajar di Kampung Inggris memungkinkan banyaknya peluang menguntungkan
bagi pengusaha atau warga sekitar untuk mendirikan kost-kostan. Banyak sekali
kost ataupun camp yang tersebar di area kursusan. Jadi untuk kalian yang baru
pertama kali ke Kampung Inggris tidak usah bingung dalam mencari tempat tinggal.
Dari kursusan yang biasa sampai mahalpun tersedia. Rata-rata biaya kost di Kampung
Inggris sekitar 200rb sampai 800rb tergantung kapasitas kamar. 1 kamar ada yang
berisi 2,3 dan 4 orang. Dan kebanyakan kost di Pare itu dihitung per kepala
bukan per kamar.
12. Transportasi di Kampung Inggris
Transportasi di Kampung Inggris hampir
semua orang yang kursus di Kampung Inggris menggunakan sepeda, karena lebih
ramah lingkungan dan hemat biaya. Banyak persewaan sepeda yang tersebar di area
Kampung Inggris. Harga untuk sewa sepeda rata-rata sekitar enam puluh ribu sampai seratus ribu tergantung jenis sepedanya. Selain persewaan sepeda ada juga persewaan sepeda motor dan mobil. Untuk
persyaratannya cukup dengan meninggalkan identitas asli seperti KTP atau Kartu
Pelajar. Untuk transportasi umum, banyak juga yang memanfaatkan jasa ojek online seperti gojek,go car, dan grab
adapun transportasi umum lainnya yaitu jasa travel dan bus. Sedangkan untuk
transportasi tradisional seperti becak masih tetap beroperasi meskipun jarang
dan kalah dengan jasa ojek online.
13. Tempat Nongkrong atau Spot Foto
Favorit yang ada di Kampung Inggris
Tempat nongkrong di Kampung Inggris
yang terfavorit ada tansu(ketan susu), Cafe-cafe seperti Kopi Holic, Bon bin
cafe, Omawalet, Bali House, Lamtana Cafe, Pare Corner, Cafe Grammar, Paris’s Pare,
Pak Kumis dll. Jika kalian bosen dengan cafe kamu bisa main permainan Time Zone
di Happy Noodle disana juga ada restorannya.
14.
Tutornya Rata-Rata Jebolan Kampung
Inggris
Tutor-tutor di Kampung Inggris kebanyakan adalah jebolan Kampung Inggris Pare,
yaitu para member yang kursus di Kampung Inggris dan rata-rata mereka sudah
kursus lama dan telah mempunyai
kemampuan Bahasa Inggris yang cukup. Kebanyakan dari mereka ada yang kursus 4
bulan, 6 bulan atau setahun sudah bisa langsung melamar jadi tutor. Dan lagi
rata-rata tutor di Pare itu masih muda
antara 18 tahun - 23 tahun.
15.
Cinta Periode
Apa sih cinta periode ? istilah ini hanya
muncul di kalangan muda-mudi di Kampung Inggris, seperti ungkapan dalam bahasa
jawa "Witing Tresno Jalaran Soko Kulino" yang artinya cinta tumbuh karena terbiasa. Istilah lain yaitu cinta lokasi, karena di Kampung Inggris menggunakan sistem periode jadi dinamakan cinta periode. Keseringan bertemu dan belajar bersama maka menimbulkan benih-benih cinta yang berujung cinta periode. Tetapi dalam kenyatannya beberapa hubungan mereka hanya sampai periode mereka berakhir. Dikarenakan perbedaan budaya, tempat, jarak atau karena mereka hanya main-main saja. Tetapi tidak jarang yang berakhir manis sampai ke jenjang pernikahan.
16.
Kuliner di Kampung Inggris
Kuliner di Kampung Inggris sangatlah
beragam. Karena ratusan kursusan dan
berbagai macam orang dari sabang sampai merauke berkumpul dengan perbedaan
karakter, budaya suku, ras, dan agama, kaya, miskin, semua jadi satu. Dengan
begitu banyak pedagang yang memanfaatkan peluang usaha ini untuk menjual berbagai macam jenis makanan-minumnan dari
yang unik, murah, mahal, tradisional dan internasional semua ada. Makanan dengan
nama-nama unik seperti mie setan, mie judes, bakso jomblo, ayam geprek. Jajanan gorengan seperti sempol, siomay,cilok
pun ada. Makalan lainnya yang umum di temukan diseluruh indonesia seperti mie
ayam, bakso, sate, spaghetty, burger, pizza, sampai makanan daerah seperti masakan padang, seblak, kebab,
ketan susu, kerak telor, nasi pecel pun ada. Untuk minumana ada bir pletok,
degan duren, thai tea dll. Untuk
harganya relatif murah, nasi pecel bisa kamu dapat dengan harga empat ribu per
porsi. Ayam bakar, ayam geprek rata-rata per porsi delapan sampai sepuluh ribu.
17.
Biaya Hidup di Kampung Inggris Yang
Relatif Murah
Biaya hidup di Kampung Inggris
relatif murah, karena Kampung Inggris Pare terletak di perkampungan desa di
kabupaten Kediri maka untuk biaya hidupnya menyesuaikan UMR daerah setempat
yang tergolong relatif murah. Dengan
uang sepuluh ribu kamu sudah bisa makan ayam plus minum. Bahkan dengan lima ribu kamu sudah bisa
makan nasi plus telor. Biaya kost mulai dari dua ratus ribu per bulan ditambah dengan fasilitas wifi
sudah bisa kalian dapatkan. Sewa sepeda enam puluh ribu per bulan. Jika kalian ingin hangout dengan teman-teman kalian banyak
sekali cafe-cafe bagus dengan harga murah yaitu empat ribu sampai lima belas ribu saja. Peralatan
mandi, make up dan kebutuhan dapur juga relatif murah. Jangan heran jika harga fashion di Pare sangatlah murah mulai dari
baju, celana, kerudung, tas, sepatu dan aksesoris lain seperti jam tangan dan
kacamata. Tak jarang dari mereka yang sebelum pulang memborong banyak belanjaan
untuk oleh-oleh dikampung mereka.
18.
Buku-Buku yang Murah
Banyak toko buku yang menjual
buku-buku murah di area Pare dari yang asli sampai bajakan, tetapi rata-rata
buku yang dijual di Pare kebanyakan bajakan. Di sepanjang Jl brawijaya, Jl anyelir,
dan jl mawar, kalian akan menjumpai toko buku yang menjual berbagai macam buku Bahasa Inggris, novel, buku pelajaran, buku tentang kesehatan, buku tentang
ekonomi dan sebagainya.
19.
Car Free Day di Pare
Car free day di Pare diadakan setiap
hari minggu mulai pukul 6 pagi sampai pukul 9 pagi di sepanjang Jl PB sudirman Pare.
Kalian bisa menemukan banyak sekali penjual aneka kuliner dan barang kebutuhan
sehari-hari di sepanjang jalan tersebut. Biaya parkir untuk sepeda dua ribu dan
untuk sepeda motor tiga ribu. Tak jarang banyak orang pergi kesana hanya sekedar
mencari jajanan kuliner, shopping, jogging pagi, atau senam bersama. Tidak
hanya penduduk asli Pare yang datang kesana, tetapi dari luar daerah Pare pun
ada. Bukan hal yang asing lagi untuk muda-mudi Kampung Inggris setiap hari
minggu pergi kesana.
20.
Tempat Wisata disekitar Kampung
Inggris
Ada beberapa tempat wisata disekitar di
Kampung Inggris Pare yang biasa dikunjungi oleh muda-mudi di Kampung Inggris
seperti Kebun Bunga Matahari Carambola, Candi Surowono, Gua Surowono, Bangunan
Tua, Taman Hutan Kota Pare, Taman Kili Suci, dan Taman Beringin.
















Comments
Post a Comment